3 Pemain Berdarah Indonesia Ini Menolak Membela Timnas, No 3 Penghianat Negara!

Sepakbola menjadi olahraga yang sangat digandrungi di Indonesia, tapi sayangnya itu tak di barengi dengan prestasi. Timnas yang menjadi harapan kerap mengecewakan, dan itu seakan terus berulang.


Emil Audero Mulyadi saat berseragam Juventus. (football-tribe.com)
PSSI selaku induk sepakbola nasional telah mencari alternatif solusi untuk meningkatkan prestasi Timnas, salah satunya adalah dengan jalan pintas semisal naturalisasi pemain atau mencari pemain kelas dunia yang berdarah Indonesia untuk diajak bergabung.

Cara itu lumayan efektif dan praktis, itu terbukti ketika Cristian Gonzales dan Irfan Bachdim membantu meningkatkan performa Timnas di Piala AFF 2010. Dan semenjak itu PSSI seakan ketagihan, Timnas kerap dihuni beberapa pemain blasteran dan naturalisasi.

Namun tak semua berakhir gembira, pada kenyataannya ada beberapa pemain yang menolak bermain untuk Indonesia. Dengan berbagai macam alasan, para pemain 'hebat' ini tak pernah berseragam Timnas.

Seperti dilansir situs brilio.net (22/10/2017), berikut adalah 4 pemain berdarah Indonesia yang menolak berseragam merah-putih. Siapa saja mereka?

1. Radja Nainggolan


thenational.ie
Nainggolan adalah pemain yang paling top di daftar ini, siapa sangka pemain Inter Milan ini punya darah orang Indonesia. Harapan publik sepakbola tentu ingin melihat Nainggolan berseragam Timnas Indonesia, namun harapan itu rasanya tak akan pernah terjadi. Pasalnya Nainggolan pernah membela Timnas Belgia, dan menurut peraturan FIFA Nainggolan tak boleh lagi membela negara lain.

2. Emil Audero Mulyadi


indosport.com
Dari namanya saja sudah ada khas Indonesia, dan faktanya ia memang punya keturunan Indonesia. Emil dikatakan adalah kiper yang berbakat, ia adalah kiper muda yang belajar banyak dari Gianluigi Buffon. Punya kans untuk membela Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi lebih memilih memperjuangkan tempatnya di Timnas Italia.

3. Andri Syahputra


liga1ina.com
Murni berdarah Indonesia, tapi Andri Syahputra malah memilih membela Timnas Qatar. Peraturan di Qatar memang memungkinkan Andri untuk membela Timnas Qatar, disana warga asing memang diperbolehkan untuk membela Timnas sebagai bentuk apresiasi bagi warga imigran. Setelah menolak Timnas Indonesia, karir Andri Syahputra di Qatar kini mulai meredup dan bahkan kabarnya dikeluarkan dari jajaran pemain Timnas Qatar.

Pada akhirnya untuk membela Timnas Indonesia tak hanya dibutuhkan teknik yang mumpuni, kesungguhan dan kecintaan pada NKRI juga akan sangat berperan disana.

Sebagus apapun kalian punya kemampuan, itu tak akan berarti jika kalian penghianat. Indonesia adalah negara besar, dimana bakat-bakat bertebaran menunggu untuk diasah.


sumber : http://trending.ucnews.ucweb.com